Arsip untuk Agustus, 2008|Halaman arsip bulanan

The King And The Bishop

There is Something Good in Everything

Alkisah, disuatu kerajaan, hiduplah seorang raja dan patih bijak.
Patih ini selalu mengikuti kemanapun sang raja pergi.

Saat sang raja mau berburu,beliau mengasah ujung tombak,
tanpa sengaja ujung tombak miliknya melukai ibu jarinya..
Lukanya cukup dalam, Sang raja pun mengerang kesakitan.

Sambil mengerang,
sang raja pun bertanya tentang kejadian tersebut.
Sang patih hanya menjawab “There`s good thing in every single things”.

Karena tidak terima,
sang raja pun mengancam akan menjebloskan sang Patih ke dalam penjara.

Tapi sang patih hanya berkomentar,.

There`s good thing in every single things

Sang rajapun murka
kemudian menjebloskan sang Patih ke dalam penjara.

Keesokan harinya,
sang raja pun berburu kembali,tentunya tanpa di dampingi sang patih.

Sang raja terheran-heran,
karena hari ini sangat sulit untuk mencari seekor binatang buruanpun.
Biasanya saat bersama sang patih,
selalu ada saja binatang buruan di dekat mereka,
Tentu saja ini terjadi, karena tanpa sepengetahuan raja,
sang patih telah memerintah pembantu setianya tuk mencari hewan buruan dan
melukainya sehingga lebih mudah ditangkap.

Sang raja terus mencari.
Saat sore tiba sang raja melihat satu-satunya kijang di hari itu,
sang kijang dengan lincahnya melarikan diri dari sergapan sang raja,
merasa malu bila pulang dengan tangan hampa,
sang raja terus-menerus mengejar sang kijang itu.
Tanpa disadarinya, sang raja telah memasuki kawasan suku sumanto yang
gemar menyantap daging manusia..hiii.

Ketika sedang sibuk mengejar kijang tersebut,
sang raja ditangkap oleh suku ini .
Sang raja diarak kemudian dibawa ke maskas mereka untuk
dijadikan santapan buat makan malam mereka.
Sebelum sesi panggang-memanggang dimulai,
sang kepala suku memeriksa calon santapan mereka,
tiba- tiba sang kepala suku berteriak keras sekali dan melepaskan sang raja tersebut.
Sang raja pun tidak jadi dipanggang. Kenapa?
Karena suku ini sangat perfeksionis, mereka tidak mau memakan manusia yang
memiliki cacat di tubuhnya, maka selamatlah nyawa sang raja.

Saat pagi tiba,
sang raja telah sampai di istananya.
Kemudian dia teringat apa yang dikatakan oleh sang patih bijak,
bahwa “There`s good thing in every single things”.
Ia merenung lama sekali untuk mengerti apa yang dimaksudkan oleh sang patih ini.

Sadar akan kesalahannya,
sang raja pun dengan segera meminta pengawalnya tuk melepaskan sang patih,
dan mengundangnya ke acara sukuran atas keselamatan dirinya.
Saat sang patih datang,
sang raja begitu bersuka cita menyambutnya dan mengucapkan terima kasih.

Sang raja pun mengangkat kembali sang patih menjadi patih kerajaan.
Saat acara sukuran selesai, sang raja tiba – tiba merenung,
Sang patih kemudian bertanya, “ada apa baginda?”
Sang raja dengan suara kecil berkata, sebenarnya aq masih
belum mengerti satu hal,
yaitu kenapa qm berkata yang sama saaat aq menjebloskan engkau ke penjara?
Dengan sedikit tersenyum, sang patih berkata

jujur,pada saat itu saya belum tau, tetapi sekarang aq telah mendapat jawabannya. Jika
hari itu saya ikut dengan paduka raja berburu, pastilah saya yang akan menjadi
santapan kanibal tersebut

Cerita ini adalah
cerita yang pernah aq dengar dari om ku,
diceritakan kembali sesuai dengan apa yang aq bisa ingat…
Cerita ini intinya sederhana,

bahwa segala sesuatu yang terjadi, pasti ada maksudnya. Semua hal,
baik buruk maupun sangat buruk sekalipun pasti ada hal baik didalamnya.

Yakinlah bahwa semua hal adalah baik, semua hal akan baik bila dipandang dari sudut pandang yang tepat. Tugas kita hanyalah mencari disudut manakah kita harus melihat.